First Impression: While You Were Sleeping - Drama Korea

Tuesday, October 10, 2017
Foto: SBS

Oh I'm so glad to be back writing another Korean drama!

Yap, thanks to While You Were Sleeping yang apparently sudah digembar-gemborkan sejak lama. It was all thanks to Bae Suzy dan Lee Jong-suk yang sama-sama punya banyak fans. To be honest, aku selalu tertarik dengan drama yang dimainkan Suzy. Meski aku biasanya berakhir kecewa, somehow aku tetap optimis dengan drama garapan sutradara Oh Choong-hwan ini. Selain itu, sejak berperan dalam W (MBC), I keep my eyes on Jong-suk. Hopefully drama ini akan menjadi salah satu drama terbaik 2017.

While You Were Sleeping bercerita tentang Nam Hong-joo (Suzy), seorang putri tunggal dari keluarga biasa saja. Sejak kecil dia selalu bermimpi tentang hal-hal buruk yang menjadi kenyataan. Salah satunya adalah kematian sang ayah. Memiliki ibu yang sangat menyayanginya, Hong-joo selalu berusaha menghindari bahaya di dalam mimpinya. Tapi, takdir selalu punya caranya sendiri.

Sampai suatu hari, datanglah Jung Jae-chan (Jong-suk) dan adiknya, Jung Seung-won (Shin Jae-ha), yang pindah di seberang rumah Hong-joo. Sang jaksa ternyata menjadi sosok yang berhasil menghentikan maut di dalam mimpi Hong-joo. Yap, he dreams too. Meski memimpikan maut yang sama, sudut pandang yang ditampilkan selalu berubah. Oleh karena itu, mereka berdua bekerja sama untuk menghentikan semua musibah.

Foto: 배꽃마을

Selain pemain, sebenarnya aku cukup tertarik dengan ide ceritanya. Yah, entah kenapa akhir-akhir ini "bermain-main dengan waktu" menarik perhatianku. Sejauh yang kuingat, belum ada sih drama Korea bagus yang mengusung mimpi. So, this should be it.

Sayangnya, ada sesuatu yang salah dengan While You Were Sleeping. Aku tidak yakin, tapi somehow drama ini terkesan biasa saja. Bahkan, chemistry Suzy dan Jong-suk kurang greget. Koneksi di antara mereka memang diceritakan dengan cukup enak. Playful, natural, tidak menye, pokoknya nikmat diikuti. Tapi, sebagai penonton, aku merasa hampa #tsah Aku tidak bisa ikut tersenyum malu saat mereka flirting. Aku tidak bisa ikut sedih saat Hong-joo kehilangan ibunya dan memutuskan untuk bunuh diri. I just can't.


Foto: IMBC

Thankfully, ada wajah segar nih! Oke, sebenarnya aku bukan tipe penikmat drama Korea yang "gila" pemain. Aku lebih mengutamakan cerita daripada pemain. Tapi, I can't fool myself by saying that this guy is not cute. Eits, bukan hanya penampilan. Sosok Han Woo-tak (Jung Hae-in) ini ternyata cukup misterius. Di episode awal, dia seharusnya meninggal ditabrak mobil Hong-joo di malam Valentine. Memprediksi hal itu, Jae-chan menabrakkan mobilnya sehingga tabrakan sama sekali tidak mengenai Woo-tak.

Ternyata, Woo-tak juga bisa bermimpi! Somehow mimpi-mimpinya selalu tentang sang jaksa dan Hong-joo. Karena penasaran, Woo-tak pun mendekati para "pemimpi" lain. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana bisa tiga orang yang sama sekali tidak mengenal sebelumnya memimpikan hal yang serupa? It's another mystery to solve.

6 comments:

  1. Saya sudah download filmnya di viu. Cuma masih nunggu agak banyakan. Jadi gak kesel kalo tiba-tiba mundur tayangannya hehehe. Jadi ga sabar setelah baca review ini.

    Btw, aku suka akting Suzy setelah di Uncontrollably Fond. Yang ini sekeren itu juga ga ya?

    ReplyDelete
  2. aku langsung tertarik nonton drama ini pas tahu yang nulis skenario sama dengan drama I hear your voice sama pinocchio. kedua drama itu bagus kalau menurutku. jadi aku punya harapan besar sama drama ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku ngga nonton dua drama itu sih. Tapi emang terkenal banget ya. Lagi pula si writer ini dikenal suka make pemain lawasnya. Aku jadi tertarik nonton drama spesial Page Turner. Coba deh.

      Delete
  3. Jujur aja drama ini bikin aku ga jadi dramaslump lagi wkwkwk. sejak kepergian drama Goblin, aku ngerasa ga ada drama yang cocok untuk seleraku, tapi pas nonton drama ini untuk pertama kali aku jadi ngikutin terus dan ga sabar nungguin episod baru setip minggunya wkwkkw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya :") Kalo aku masih sama aja. Ya emang sih ini menarik. Tapi...kalo harus dibandingkan sama Goblin rasanya masih belum bisa deh hehe

      Delete
    2. Iyasii memang gabisa dibandingin ama Goblin soalnya Goblin lebih keren story line nyaa wkwk

      Delete

Thanks for reading! Jangan lupa tinggalkan jejak di sini. If you own a blog, don't forget to link it. I will visit you later. x