Movie Review: Sing Street

Picture by singstreetmovie

Sayang sekali film sebagus ini nggak ditayangkan di bioskop Indonesia. Padahal, Sing Street (2016) banyak mendapat pujian loh. Film garapan sutradara John Carney ini diputar pertama kali di Sundance Film Festival pada Januari 2016. Sing Street baru dirilis di Amerika pada April dan di Inggris pada Mei. Pada 26 Juli, akhirnya Sing Street bisa dinikmati dalam bentuk DVD. Sepertinya kurun waktu enam bulan itu cukup singkat ya untuk merilis DVD suatu film (kalau dibandingkan dengan film blockbuster)? Well, tetap saja, bagiku, penantianku untuk menonton film ini sangatlah lama.

Genre musikal adalah genre film yang paling aku suka. Setelah musikal, baru aku memilih action. Tapi, karena film musikal sangat jarang, aku lebih sering menonton film action. Meski begitu, aku yakin masih banyak sekali film-film musikal yang belum aku tonton. Jadi, kalau kamu cukup expert di bidang ini, spare me a little ya. Mungkin review-ku bakal terkesan dangkal. But I'll do my best.

Booking Hotel Paling Murah

Picture by touristmeetstraveler

I'm not a traveler. Dulu, mau menginap di hotel mana, terserah. Seringnya sih baru mencari hotel waktu sudah di tempat tujuan. Alhasil, waktu ke Pacitan, kami kehabisan hotel. Susah banget mencari hotel di tengah kota meskipun saat itu bukan musim liburan. Meski akhirnya bisa menemukan hotel, fasilitasnya nggak sebagus yang diharapkan. Kalau saja waktu itu tahu tentang booking hotel secara online, pasti beda lagi ceritanya.

Bekerja sebagai reporter membuatku harus sering melakukan reservasi. Well, nggak sering-sering amat sih. Diberangkatkan ke Bali, mencari hotel sendiri. Diberangkatkan ke Jakarta, mencari hotel sendiri. Nah, dari situlah aku mulai kenal dan betah memakai jasa online booking hotel. Yaitu, Booking, Traveloka, dan Agoda. Meski sitem pencarian dan reservasinya sama-sama gampang, aku lebih merekomendasikan Agoda.

First Impression: W Two Worlds


Another k-drama! To be honest, W (더블유) mungkin bakal menjadi drama Korea paling menarik yang pernah aku tonton. Awalnya, aku sama sekali nggak punya rencana untuk menonton drama ini. Aku familiar dengan aktor utamanya, yaitu Lee Jong-suk. Tapi, he doesn't have a strong impression. Jadi, aku nggak punya alasan untuk mencoba menonton W. Sayangnya, banyak yang mulai membanding-bandingkan W dan Uncontrollably Fond. Aku pun penasaran dan baru menontonnya tadi malam. Nah, meski seharusnya hari ini sudah ada episode ke-4, aku review sampai episode ke-3 aja ya :) I have to go work early dan sejak tadi malam aku pengin banget menulis tentang ini. So check out Dramacool kalau kalian pengin nonton episode terbarunya.


W diawali dengan kisah Kang Chul (Jong-suk), seorang atlet tembak muda. Masih berusia 17 tahun, dia sudah memenangkan olimpiade dan terus mencetak prestasi setelah itu. Kang Chul tinggal dengan orang tuanya, satu adik cewek, dan satu adik cowok. Suatu hari, mereka dibunuh dengan pistol yang digunakan Kang Chul saat olimpiade. Alhasil, Kang Chul pun menjadi tersangka utama. Karena kurang bukti, dia pun dibebaskan (setelah menjalani persidangan yang alot). Menjalani hidup dengan masih dianggap sebagai pembunuh oleh masyarakat membuat Kang Chul depresi. Dia pun berniat terjun ke Sungai Han. Tapi, on the last minute, dia berubah pikiran. Dia bertekad mencari siapa yang membunuh keluarganya. But things got complicated...

REMINDER: Cokelat Berbahaya Bagi Anjing dan Kucing !!

Picture by E! Online | Edited by me

Selamat ulang tahun, Prince George! Pada 22 Juli lalu, putra pertama Prince William, Duke of Cambridge, dan Catherine, Duchess of Cambridge ini berulang tahun yang ke-3. Sayangnya, foto yang dirilis untuk merayakan ulang tahunnya justru menuai kontroversi. Hayo, apa yang salah dari foto si pangeran imut itu? Yap, the ice cream he's handing to the dog!! Kalau yang nggak concern (banget) sama binatang, mungkin menganggapnya lucu-lucu aja. Justru, Prince George of Cambridge itu dipuji karena mau berbagi makanan kesukannya dengan sang anjing. Tapi, aktivis pecinta hewan nggak berpikir seperti itu.

It is lovely that Prince George is trying to help keep his family dog, Lupo, cool in these high temperatures. We would advise people to be cautious when giving their dogs food meant for human consumption as some items, like chocolate, can be highly toxic to dogs." - RSPCA

Cokelat memang dikenal berbahaya bagi binatang, khususnya anjing dan kucing. Kok bisa sih?

Must Have Items in Your Capsule Wardrobe


Pernah nggak sih merasa bingung mau pakai baju apa meskipun masih banyak baju di dalam lemari? Iya, hal itu sering aku rasakan. Sampai-sampai Ama selalu mengomel tiap mendengarku bilang, "Duh, pakai baju apa lagi ya?" Nah, untuk mengatasi hal seperti itu, orang-orang mulai beralih ke capsule wardrobe.

Apa itu capsule wardrobe?

Istilah ini diciptakan Susie Faux, pemilik butik Wardrobe di London, pada 1970. Capsule wardrobe dia tujukan untuk essential fashion items yang nggak bakal out of style. Misalnya, jeans, rok, dan coats. Lalu, pada 1985, istilah itu dipopulerkan oleh desainer Amerika, Donna Karan, sambil merilis koleksi baju kerjanya. Baca sejarah lengkap, kelebihan, dan tips memulainya di Zetizen.

Capsule wardrobe ini mulai banyak diterapkan para fashion blogger internasional. Selain menyingkat waktu buat memikirkan apa yang harus dipakai, capsule wardrobe juga menantang kita untuk mix and match baju dengan pilihan terbatas. Biasanya sih isi lemari dibatasi sampai 33 pieces aja (sudah termasuk atasan, bawahan, outerwear, sepatu, dan tas). Mau sampai kapan koleksinya diganti? Karena di luar negeri ada empat musim, jadi mereka mengganti isi capsule wardrobe-nya tiga bulan sekali. It saves more money loh. Kan meski kita jalan-jalan di mal, kita bakal berpikir dua kali. Cocok nggak ya sama tema capsule wardrobe kali ini? Atau mending nunggu season berikutnya? Kalau dibeli, bisa di-mix and match jadi berapa look? Kayaknya sih ribet, tapi waktu belanja aja kok. Capsule wardrobe juga menghemat tempat. Lihat aja capsule wardrobe di gambar atas. Cuma segitu bisa buat sebulan loh!

Nah, karena di Indonesia cuma ada dua musim, pemilihan fashion items-nya nggak terlalu ribet. Bahkan, banyak baju yang bisa dipakai buat segala cuaca. Well, inilah fashion items yang menurutku wajib ada dalam capsule wardrobe orang Indonesia.