Popular Posts

First Impression: Tomorrow With You - Drama Korea

Sunday, February 19, 2017


Saat tahu pemeran utama Oh My Venus mau bermain drama baru, aku jelas semangat. Bagiku, drama Korea yang hits pada 2015 itu sangat menyenangkan untuk ditonton. Lucu. Cerita romantisnya pun tidak menye-menye. Tentu saja aku mengharapkan hal yang sama dalam drama terbaru Shin Min-a, Tomorrow with You. Apalagi, menempati slot yang sebelumnya diisi Goblin, drama produksi tvN ini juga digadang-gadang sebagai pengganti drama yang dibintang Gong Yoo itu. What’s not to like, ya kan?

Aku tidak seberapa kenal dengan lawan main Min-a kali ini, Lee Je-han. Apparently, dia pernah menjadi second lead actor drama Korea Fashion King (2012) yang juga aku tonton. Tapi, kok aku tidak ingat ya? He he he. Sepertinya saat itu aktingnya kurang berkesan. Lalu, seorang teman memberitahuku kalau Je-han juga bermain dalam Signal (2015) yang juga mengusung “permainan waktu”. Aku pun tertarik. Well, meski konsep permainan waktunya berbeda, ternyata Je-han memainkan karakter yang tidak terlalu beda. Yah, dia hanya semakin dewasa saja dalam Tomorrow with You. Let me write Signal’s review later.

Tomorrow with You bercerita tentang seorang penjelajah waktu, Yoo So-joon (Lee Je-han). Dia bisa pergi ke masa depan dengan kereta bawah tanah. Sayangnya, tiga tahun lagi, dia meninggal dalam kecelakaan dengan seorang perempuan, Song Ma-rin (Shin Min-a). Di masa kini, So-joon tidak mengenalnya. Penasaran dengan hubungan mereka, So-joon mendekati Ma-rin di masa kini.

Ma-rin adalah seorang fotografer freelance. Saat kecil, dia membintangi drama Korea yang sangat hits sehingga dia dikenal publik sebagai Bap Soon. Sampai dewasa, nama itu masih melekat dan malah menjadi olokan. Sebab, kehidupan Ma-rin tidak seperti yang orang-orang kira. Dia hidup pas-pasan seorang diri. Belum lagi, Lee Gun-sook (Kim Ye-won) terus mengusik hidupnya. Lalu, tiba-tiba So-joon yang juga seorang CEO mendekatinya. Jelas Ma-rin bingung.



Harus kuakui kalau ide cerita Tomorrow with You ini menarik. Meski menjelajah waktu bukan hal baru, tapi drama yang ditulis Heo Sung-hye ini berbeda. Kalau biasanya sang penjelajah waktu kembali ke masa lalu, kali ini So-joon hanya bisa ke masa depan. Dia pun tidak bisa pergi ke waktu setelah dia meninggal. Kalau dia bertemu sosoknya di masa depan, dia akan menghilang. Well, menjelajah waktu ternyata tidak seseru itu ya? Karena pantangan-pantangan itu, drama ini jadi menarik untuk diikuti. Apalagi, semakin bertambahnya episode, bukannya kejelasan, aku malah semakin penasaran. Here are the mysteries we can expect to be explained soon:

1. Kenapa Song Ma-rin?
Ma-rin dan So-joon ternyata sama-sama survivor dari tragedi meledaknya kereta bawah tanah. Karena terlibat cekcok, mereka berdua turun sebelum sampai stasiun tujuan. Jadi, mereka sama-sama merasa lega, sedih, sekaligus bersalah terhadap penumpang lain. Mirip seperti penumpang yang nyaris meninggal dalam film Final Destination. Tapi, apa hanya karena ini mereka jadi terlibat takdir yang sama?

2. Ketulusan Yoo So-joon
Menurutku, semua yang dilakukan So-joon kepada Ma-rin hanyalah ambisi menyelamatkan diri sendiri. That’s how I see it. Saat Doo-sik (Jo Han-chul) menyarankan dia menikahi Ma-rin dan punya anak agar terhindar dari kematian, So-joon menurut. Dalam waktu tiga bulan mereka menikah. Poor Ma-rin. She’s like in the cloud nine karena tiba-tiba menikah dengan CEO muda. Bahkan, So-joon sangat memanjanya karena So-joon di masa depan berkata, ‘‘Why can’t you work things out with her?’’

Sayangnya, dari cara So-joon menanggapi Ma-rin yang masih excited sebagai pengantin baru dan dari keputusannya tidak berbagi rahasia serta masalah dengan istrinya, aku yakin So-joon tidak tulus. Tapi, melihat cara So-joon rela menunggu di depan rumah saat salju turun di masa depan pada episode 6 membuatku merasa he might love her for real. Baru kali ini lho aku mengharapkan happy ending.



3. Gelagat Aneh Doo-sik
Doo-sik adalah mentor So-joon dalam menjelajah waktu. Saat dia pertama kali pergi ke masa depan, Doo-sik sudah menantinya. Belum dijelaskan siapa sebenarnya Doo-sik ini. Aku kira dia hanyalah karakter sebagai problem solver saja. Tapi kok di episode 6 dia malah berkonspirasi dengan rival So-joon. Selain itu, dia tidak pernah membolehkan siapapun masuk ke rumahnya. Beberapa kali penonton diajak melihat isi rumah Doo-sik yang penuh kertas dan sticky notes, seolah-olah dia sudah merencanakan sesuatu terhadap So-joon. Apalagi, dia pernah satu kali terlihat merekam apa yang terjadi. Isn’t he suspicious? Oh ya, aku juga penasaran apakah ada time traveler lain selain mereka?

4. Will They Really Die?
Sejak menikah, masa depan So-joon berubah lagi menjadi semakin rumit. Tiba-tiba rumahnya kosong. Menurut sahabatnya, Kang Ki-doong, So-joon pergi ke luar negeri setelah cerai dari Ma-rin. Kenapa mereka bercerai? Bukankah misi So-joon sejak awal adalah stick together with Ma-rin? So-joon di masa kini saja penasaran, apalagi aku :)) Yang paling aneh adalah jurnal yang hilang. Selain itu, Doo-sik di masa depan mengatakan kalau dia menyesal telah terlibat dalam kehidupan So-joon. Hmm…

*********

Aku jelas semakin suka dengan plot twist seperti ini. Apakah mereka tetap meninggal atau tidak, bagiku bukan masalah. Asalkan ya pada akhirnya So-joon benar-benar mencintai Ma-rin. It would be a bitter-sweet ending seperti 49 Days (2011). Meski drama ini tidak selucu ekspektasi, aku berharap kejutan-kejutan lain terus dimunculkan. Selain itu, aku berharap sang penulis tidak memaksa happy ending seperti yang terjadi pada W Two Worlds dan Goblin.

5 comments

  1. aku juga ngikutin drama ini, tapi dari episode pertama entah kenapa aku merasa drama ini punya hawa2 tragedi hahaha tapi masih lanjut nonton sih, ceritanya bagus dan pemainnya juga aku suka XD

    blog.viniamanda.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yayyyy!! Semoga tetep seru ya sampai akhir

      Delete
  2. Aku baru nonton dua episode doang nih hehe. Belum kerasa serunya sih di dua episode ini:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo nyobain drama korea minimal 4 episode mba :) tapi kalau sampai ep 2 udah nggak kuat banget, baru silahkan tidak dilanjutkan haha

      Delete
  3. aku nonton ini sampai finish. agag gregetan sih sama male leadnya tapi at the end kita tau kenapa dy ngelakuin hal-hal yang dy lakuin :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca artikelku. Semoga bermanfaat ya :)
Jangan lupa tinggalkan jejak di kolom komentar di bawah ini.
If you own a blog, don't forget to link it. I will visit you later. x

Ratri Anugrah © . QUINN CREATIVES .