STOP IT CALVIN!

Saturday, July 16, 2016

Sebelumnya, aku mau minta maaf dulu karena menulis post yang lebih mengarah ke gosip instead of music as I label this. Tapi, setelah tweet Calvin Harris pagi tadi, aku pengin mengutarakan pendapatku. Baik itu tentang hubungan mereka dulu, hubungan mereka setelah putus, sampai hubungan Taylor Swift dengan pacar barunya, Tom Hiddleston. Perlu diingat, aku sama sekali nggak memihak siapapun. As I state on my about page, aku suka Taylor bukan karena kehidupan pribadinya. I'll say she's wrong when she is. Aku pun sama sekali nggak punya hatred toward the DJ. So, let's get this straight.

Pacaran selama 15 bulan itu menurutku sudah record bagi Taylor. Kalau dia selalu bisa pacaran selama itu, mungkin lagu Blank Space (dengarkan di Spotify) nggak bakal tercipta. Oleh karena itu, aku suka banget Taylor dan Calvin alias Tayvin. Apalagi, setelah pacaran dengan Harry Styles, dia akhirnya jatuh cinta dengan seseorang yang lebih tua! Yap, sue me, I don't fancy "brondong"-relationship. Dilihat dari foto-foto mereka di internet sih Calvin terlihat dewasa banget. Dia tipe orang yang nggak banyak bicara. Seolah-olah dia pinter ngemong Taylor yang probably suka bertingkah childish kalau di rumah. I respect him. I adore him as a man. Aku semakin suka dengan dia setelah membaca his break up tweet.

"The only truth here is that a relationship came to an end & what remain is a huge amount of love and respect."
Calvin Harris, 2 Juni 2016

Gimana nggak melting sama respon seperti itu? Taylor yang terkenal nggak pernah bikin statemen bahkan mengumbar kehidupan cintanya aja sampai ikut me-retweet. Tweet itu pun jadi viral. Fans Calvin dan Taylor seolah sepakat untuk menyetujui kalau DJ bernama asli Adam Wiles itu dewasa banget. Suami-able kalau anak-anak sekarang bilang. Sayangnya, fans jadi terbelah dua gara-gara ulah Calvin. Iya, si DJ yang aku adore karena sikap dewasanya itu ternyata langsung jadi childish setelah tahu Taylor sudah move on. Dude, please!


Hal itu dipicu foto mesra Taylor dan Tom Hiddleston pada sebuah tabloid Inggris. Penyanyi kelahiran 1989 itu dan Tom terlihat duduk side by side, hugging, taking selfies, bahkan kissing (!!) di atas bebatuan di Rhode Island. To be honest, aku agak shock karena baru sekitar dua minggu Taylor putus dari Calvin. Saat itu, aku pun bisa memahami perasaan Calvin. "Oh, berarti mereka putus bukan karena orang ketiga," begitu batinku saat itu. Apalagi, sebelum foto itu beredar, Calvin seolah-olah masih ingin balikan.

Meski hubungan Hiddleswift membuat orang-orang menganggap Taylor selingkuh, I don't think that was the case. Oke, Taylor memang pernah bertemu (bahkan sampai berdansa!) Tom saat Met Gala. Video mereka berdansa pun tersebar di Instagram. Tapi, setelah kejadian itu, Taylor dan Calvin masih terlihat kissing kok. Lalu, baru saja ada kabar kalau This Is What You Came For (dengarkan di Spotify) juga ditulis oleh Taylor. Dia bahkan ikut menyanyi sebagai backing vocal. Nah, menurut gosip, Taylor marah karena Calvin bilang nggak bakal bekerja sama dengan Taylor saat diwawancarai Ryan Seacrest (tonton videonya di sini). Padahal, saat itu mereka sudah menggarap This Is What You Came For. Hmmm... Menurutku hal itu juga bukan trigger utama mereka putus. If she mad, sejak awal dia nggak perlu memakai nama samaran buat kredit lagu kan? Well, sampai sekarang aku belum menemukan alasan yang masuk akal. Tapi, mungkin dua-duanya benar. Mungkin Taylor is the bad one.

Pernah ada teori konspirasi loh tentang Hiddleswift ini. Hubungan mereka dianggap PR stunt, rekayasa untuk publisitas. Soalnya, Tom is on his way to get the Bond title. Dengan menjadi pacar Taylor, dia tentu jadi lebih terkenal. It's funny karena beberapa majalah sampai membuat artikel semacam "Siapakah Tom, Pacar Terbaru Taylor Swift?" It shows that he's not that famous after all. Kenapa bisa muncul teori itu? Pertama, foto yang beredar menunjukkan kalau Taylor dan Tom seolah-olah nggak menutupinya. Tapi, Rhode Island itu tempat umum. Kok nggak ada foto apapun yang diambil sama pengunjung lain? It's Taylor Freaking Swift, seharusnya kan gampang terlihat di tempat parkir atau saat berjalan di pantai menuju bebatuan itu. Kedua, jarak pengambilan gambarnya terlalu dekat. Katanya sih pasti salah satu pihak ada yang sengaja memberitahu paparazzi. Kemungkinan besar itu pihak Tom karena tabloidnya berasal dari London. Baca penjelasan lebih lengkapnya dari salah satu well known paparazzi di sini. Psssst... I kinda believe this conspiracy.

Sayangnya, di saat media mulai fokus pada Hiddleswift (gila aja mereka kencan sampai keliling dunia!), Calvin berulah lagi. He rant on Twitter about This Is What You Came For and it is the worst of all--for me.

"And she sings on a little bit of it too. Amazing lyric writer and she smashed it as usual. I wrote the music, produced the song, arranged it and cut the vocal though. And initially she wanted it to kept secret, hence he pseudonym. 
Hurtful to me at this point that her and her team would go so far out of their way to try and make ME look bad at this stage though. I figure if you're happy in your new relationship you should focus on that instead of trying to tear your ex bf down for something to do. 
I know you're off tour and you need someone new to try and bury like Katy ETC but I'm not that guy, sorry. I won't allow it. Please focus on the positive aspects of YOUR life because you've earned a great one." - Calvin Harris, 13 Juli 2016

Kenapa aku menganggapnya "the worst"? Kalau dia memang mature, seharusnya dia nggak segampang itu ranting di media sosial. I don't know about you, bagiku dia terkesan mencari pembelaan sebelum Taylor mengeluarkan statement resmi (berupa lagu of course). Aku pun pernah disalahi. I knew he was telling people about his version, which is of course be my bad side. I knew others who believe him kept spreading the gossips and probably the hates either. Keinginan untuk mengklarifikasi itu ada. But what's the point? Nantinya aku bakal terlihat desperate karena yang diajak ngomong toh sudah terlanjur "diracuni" sama pihak satunya. They would look like they understand me, but it would be an act. I don't have any ally. Aku pun cuma bakal spreading another hates toward him. Mengalah bukan berarti kalah, Cal.

Tweet Calvin pun terdengar aneh. He feels bad! Loh, memangnya siapa yang menjelek-jelekkan dia? Perwakilan Taylor cuma membenarkan kalau Taylor terlibat dan memakai nama samaran. That's it. Para fans pun sebelumnya juga sudah menduga hal itu tanpa mendapat clue dari Taylor. No one tries to make you look bad, Cal! Beda lagi kalau misalnya pihak Taylor sampai melarang Calvin untuk tampil dengan lagu itu seperti yang Calvin lakukan kepada Rita Ora, his ex girl friend.

Dear, Calvin Harris.
Don't you think you're trying too hard to be on the headlines?


4 comments:

  1. I TOTALLY AGREE WITH YOU KAK!!! At first, aku bener bener dukung Calvin dan its my first time feel so disappointed on Taylor. But right now, aku udah gk dukung dua duanya.. Calvin label ah!:{

    ReplyDelete
    Replies
    1. Labil maksudnya? Hehe. Kok jadi nggak mendukung sama sekali? Sedih dong :(((

      Delete
  2. I don't even know why I read this post.... sampai habis pula. X))


    But come on... Taylor Swift, gitu. Udah pasti penyebab putusnya ya karena doi sendiri. #haters #hatespeech

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan aku pun kaget kenapa kamu harus comment di post yang ini :''''

      Delete

Thanks for reading! Jangan lupa tinggalkan jejak di sini. If you own a blog, don't forget to link it. I will visit you later. x