5 Film Maret 2019 yang Wajib Ditonton Selain Captain Marvel

Wednesday, February 20, 2019
Foto: Dailymotion

Wah, sudah lama nggak bahas film ya. Sebenarnya, aku masih ke bioskop kok setiap minggu untuk menonton film-film terbaru (lebih sering streaming film Netflix). Sayangnya, aku sering mager menuliskan review-nya he he he. Tapi, terlalu banyak film Maret 2019 yang menarik sehingga membuatku ingin menuliskan daftarnya. Sekalian jadi ‘‘to-be-watched list’’ gitu. Apa saja 5 film rilisan Maret 2019 yang nggak boleh dilewatkan?

GRETA

Rilis: 1 Maret 2019 (USA)

film maret 2019 greta chloe grace moretz
Foto: Focus Features

Film garapan Neil Jordan ini sempat diputar di Toronto International Film Festival September lalu. Meski nggak mendapat cukup banyak apresiasi, ini adalah film comeback sutradara yang pernah mendapat Piala Oscar untuk The Crying Game (1992) itu sejak 2012.

Berdurasi 98 menit, Greta bercerita tentang Frances McCullen (Chloe Grace Moretz), seorang wanita muda yang ingin mengubah nasib di New York City. Menemukan sebuah handbag tak bertuan, France nggak segan-segan mengembalikan ke pemiliknya. Nah, dari situlah dia bertemu Greta Hideg (Isabelle Huppert). Pemilik handbag yang juga seorang guru piano itu ternyata seorang janda kesepian yang hidupnya menyimpan banyak misteri.

Dengan genre horror drama, film ini seharusnya memuat banyak disturbing images. Meski bukan my cup of tea, aku nggak pernah melewatkan satupun film Moretz. So yeah, aku rela menontonnya di bioskop meski Greta hanya mendapat rating 6,8 di IMDB.

CAPTAIN MARVEL

Rilis: 6 Maret 2019 (Indonesia)

film maret 2019 captain marvel brie larson
Foto: Screen Rant

Siapa sih yang belum tahu tentang Captain Marvel? Sejak awal pembuatannya selalu ramai dibicarakan di media sosial. Mulai dari pemilihan Brie Larson sebagai sang kapten sampai teori-teori tentang alur karena ternyata cerita dalam komik Captain Marvel banyak mengalami perubahan. Dikutip dari comicbook, Marvel Studios akan menggabungkan semuanya sehingga menjadi formula cerita baru. Hmm… Ini nih yang bikin menarik.

Sebenarnya, aku sedang dalam masa bosan-bosannya nonton superheroes. Lama-lama ya mereka terlihat sama, baik produksi Marvel maupun DC. Tapi, sebagai superhero Marvel cewek yang pertama dibuatkan film tunggalnya, aku nggak boleh ketinggalan dong.

WOMAN AT WAR

Rilis: 1 Maret 2019 (USA)

film maret 2019 woman at war
Film: nziff

Beberapa bulan terakhir aku mulai doyan menonton film-film festival. Oleh karena itu, aku semangat sekali menunggu Woman at War tayang di bioskop Indonesia. Diputar pertama kali di Cannes Film Festival 2018, Woman at War benar-benar powerful. Karakter utamanya, Halla, adalah seorang konduktor paduan suara yang ingin menggagalkan operasi Rio Tinto aluminium plant. Banyak cara yang dia lakukan demi mencapai tujuannya. Uniknya, dia sendirian!

Bagi penikmat film blockbuster, film berbahasa Islandia, Spanyol, dan Ukraina ini mungkin terlihat membosankan dan berat. Aku agak ragu sih kalau Woman at War bakal ditayangkan di bioskop. Tapi, mungkin CGV atau Cinemaxx bakal menayangkannya. Beberapa kali ada film antimainstream diputar di sana.

Sebagai film bukan produksi Amerika maupun Inggris, akan banyak wajah aktor dan aktris yang nggak familiar bagi kita. But oh well, harusnya itu bukan masalah. Film ini sudah terbukti mendapat rating cukup tinggi di Rotten Tomatoes dan Metacritic (aku nggak percaya IMDB he he). Kalau kamu suka film-film yang biasanya masuk Oscar, film ini WAJIB kamu tonton juga.

FIVE FEET APART

Rilis: 15 Maret 2019 (USA)

film maret 2019 five feet apart cole sprouse
Foto: Hollywood News Source

COLE SPROUSE EVERYONE!! *screaming excitedly* Aku yakin Five Feet Apart bakal ditunggu-tunggu oleh anak-anak muda Indonesia. Film garapan sutradara Justin Baldoni ini bakal bikin kita senyum-senyum sendiri, ikut baper, dan bahkan menangis bombay. Yap, dua karakter utamanya, Stella Grant (Haley Lu) dan Will (Cole Sprouse), mengidap penyakit yang membuat mereka harus menjaga jarak sebesar lima kaki atau sekitar 1,5 meter.

Sepintas Five Feet Apart terdengar seperti The Fault in Our Star. And yes, penonton yang suka TFiOS wajib menonton film ini. Kalau dilihat dari trailernya, Five Feet Apart nggak terlalu mellow dan gloomy sih. Sosok Stella membuat film produksi CBS ini terlihat menyenangkan. Mengingat setting-nya banyak di rumah sakit, sedikit harapan kan bagus ya biar kita yang menonton nggak depresi-depresi amat he he he.

--

Nah, biar nggak ketinggalan satu pun film di atas, aku selalu rajin mengecek jadwal tayang bioskop lewat traveloka movies. Yang aku suka dari Traveloka movies adalah layanannya yang nggak cuma meng-cover XXI, tapi juga CGV dan Cinemaxx. Seperti yang sudah aku sebutkan tadi, CGV banyak memutar film-film antimainstream, guys. Sedangkan kalau pulang kampung ke Jember, aku pasti nonton di Cinemaxx.

Sejak tiket bioskop bisa dibeli secara online, aku merasa jauh lebih tenang karena nggak perlu takut kehabisan tiket. Aku pun nggak perlu membuka akun di banyak tempat (biasanya layanan bioskop punya website pembelian tiket masing-masing). Bayangkan berapa saldo yang menumpuk kalau tiap top-up minimal Rp 100 ribu padahal harga tiketnya cuma Rp 30–40 ribu #mahasiswaperhitungan #demimasadepansejahtera.

Kalau kamu lebih suka nonton dimana? Pernah antre panjang di bioskop dan mendapat kursi paling depan nggak? Jangan kapok nonton film di bioskop ya!