Aku dulu anti banget sama yang namanya lipstik. I kinda had a weird thought kalau lipstik bisa meracuni kita dan merusak cita rasa makanan yang masuk ke mulut. Selain itu, lipstik seolah-olah membuat bibirku yang cukup tebal ini semakin tebal ha ha ha. Alhasil, di saat ‘‘kids zaman now’’ berlomba-lomba pakai makeup flawless, apa daya aku baru bisa memakai lipstik.

I know it’s kinda too late. Tapi, aku yakin masih banyak orang di luar sana yang mungkin juga baru mengenal makeup dan baru belajar pakai lipstik. Yah, meski usianya sudah nggak setua aku, but here we go, rekomendasi lipstik buat pemula seperti aku.

Lipstik Revlon
Revlon Super Lustrous Lip Cube
Foto: Jessica Swift

My mom is a huge fan of Revlon! Entah berapa banyak lipstik Revlon-nya yang aku rusakkan saat masih kecil. Apalagi, dulu belum ada liquid lipstick (atau ibuku yang tidak tahu ya?). Well, semua lipstik Revlon milik ibuku berbentuk stick. Aku sering memutarnya sampai panjang, lalu menutupnya sambil ditekan. Selain itu, kadang aku memakai lipstik Revlon untuk menggambar di kaca. Mungkin ibu-ibu banyak yang mengalami ini nih. Maafkan anaknya ya, Bu. Sungguh, kami hanya ingin menuangkan kreativitas yang tak terbatas he he.

Dengan banyak koleksi lipstik Revlon di rumah, tentu saja produk ini yang pertama kali aku coba. Sebagai produk lawas yang berdiri sejak 1932, kualitas lipstik Revlon tidak perlu diragukan. Aku suka sekali dengan teksturnya yang padat, tapi tidak membuat bibirku terasa tebal. Sekali poles, warnanya sudah menutupi bibir. Cocok buat bibir yang agak hitam. Saat ini, aku memakai Revlon Matte Lipstick shade In The Red dan Revlon Colorburst Lipstick shade Raspberry (yang baru saja habis). Yang paling enak, lipstik Revlon ini sangat mudah ditemukan di store Matahari manapun.

Lipstik NYX
NYX Lipstick Liquid Lingerie
Foto: Natures Natural Hair

Setelah lulus SMA, teman-teman banyak yang mengelukan liquid lipstick NYX. Semua pakai brand ini. Aku pun penasaran. Setelah menonton beberapa review di YouTube, aku memutuskan membeli NYX Lingerie Lipstick warna Ruffle Trim (rekomendasi Hanggini P. Retto). Ini pertama kalinya aku pakai liquid lipstick lho! Alhasil, aku agak sulit beradaptasi dengan tekstur lembeknya.

Setelah mengering, lipstik NYX ini sebenarnya oke-oke aja kok. Terasa lembut di bibir dan surprisingly tidak membuat bibirku cepat kering. Aku bahkan tidak perlu memakai pelembab bibir terlebih dulu. Lebih light juga dibandingkan lipstik Revlon. Well, mungkin aku hanya belum terbiasa. Dan aku sering sekali salah pilih warna yang terlalu terang. Apa ada rekomendasi blog atau channel YouTube berisi swatch untuk kulit sawo matang? But still, I bought NYX Matte Lipstick just in case aku tidak cocok dengan liquid lipstick.

Lipstik Wet n Wild
Wet n Wild MegaLast Lip Color
Foto: Jessoshii

Sebelum mencoba lipstik NYX, aku sempat membeli Wet n Wild Velvet Matte Lip Color warna Toffee Frappe dan Hickory Smoked. Bisa dibilang dulu lipstik ini paling sering aku pakai karena padat dan ramping sehingga mudah dibawa. Sayangnya, lipstik Wet n Wild ini harus di-apply berkali-kali sebelum warnanya benar-benar meng-cover seluruh bibir. Alhasil, hanya warna Hickory Smoked yang aku pakai.

Dibandingkan dua lipstik sebelumnya, kualitas Wet n Wild hanya b saja. Kalau cuaca Surabaya sangat panas, lipstik ini bahkan membuat bibir cepat kering. Vaseline Petroleum Jelly pun rasanya tidak mampu menutupi kekurangan itu. But oh well, aku terlanjur jatuh cinta. Meskipun stick, aku tidak perlu memutar kembali sebelum menutupnya. Aku pun tidak malu membawa lipstik kemana-mana karena tampilannya tidak mirip lipstik. Sayang sekali, Hickory Smoked hilang sepulangku dari Thailand. Mungkin tertinggal di hostel. Duh, sedihnya.

Lipstik BLP (By Lizzie Parra)
LIP COAT BY LIZZIE PARRA
Foto: ReeSays

Siapa sih yang tidak kenal Lizzie Parra? Beauty blogger ini bukan ‘‘orang baru’’ di dunia blog dan makeup. Gara-gara interview untuk kebutuhan kerja, aku jadi stalking Lizzie dan mem-follow Instagram-nya. Dari situ aku tahu hype lipstik BLP, produk kecantikan pertamanya. It was so challenging to get one of the lipcoat (yap, ini lipcoat, bukan lipstik). Thankfully, aku berhasil mendapatkan shade Persimmon Pie yang paling banyak diincar.

Teksturnya tebal sekali lho! Like, literally lip coat. Aku tidak terlalu paham dengan tujuan pemilihan lip coat instead of lipstick. Tapi, aku agak risih karena keringnya lama. Well, mungkin aku kurang sabar karena banyak sekali orang yang suka lipstik ini. Aplikasinya cukup mudah. Aku hanya memoleskan sedikit di bagian pinggir bibir bawah dan aku ratakan manually dengan bibirku sendiri. And the result is good! Ibuku paling suka mencampur lipstik BLP dengan lipstik NYX yang matte.

Lipstik Wardah
Wardah matte lip cream
Foto: Nabilaputrik

Nah, ini produk lipstik yang aku coba baru-baru ini. Iya, teman-teman yang dulu suka NYX itu sekarang jadi mengelu-elukan lipstik Wardah. Dilihat dari harganya, lipstik Wardah memang juara! Saat ini aku memakai Wardah Intense Matte Lipstick warna Miss Terracotta. Karena agak terang, aku memakainya tipis-tipis aja.

Thank God lipstik ini tidak membuat bibirku kering (yap, bibirku jenis yang mudah sekali kering). Tapi, aku masih mengaplikasikannya dengan Vaseline Petroleum Jelly agar lebih mantap. Bentuknya juga slim sehingga mudah masuk saku. Sayangnya, desainnya kurang anak muda banget nih. Kurang Instagram-able he he he. Kalau baru pertama kali pakai lipstik, aku menyarankan pakai lipstik Wardah agar tidak terlalu menguras uang saku.

Well, itulah lipstik yang pernah aku coba dan so far I love each one of them. Sekarang aku jadi paham kenapa makeup addict punya banyak sekali koleksi lipstik. Sebab, one is never enough. Kadang mood, cuaca, kondisi bibir, dan acara yang akan kita datangi menentukan lipstik yang akan dipakai.