Beli Lemarin Pakaian di MatahariMall.com
Foto: Pixabay

Dulu, Ama hanya punya satu syarat untuk memilih lemari pakaian: kayu jati pasti bagus. Yap, hanya kualitas saja yang dipertimbangkan. I was still a kid yang selalu manut apa kata orang tua. Dan aku baru menyesali itu sekarang. Di era dimana semua hal harus Instagram-able, lemari pakaian kayu jati yang Ama elu-elukan itu sudah ketinggalan zaman.

I know, mengutamakan kualitas memang tidak ada salahnya. Tapi, bagiku beli lemari pakaian itu juga harus disesuaikan dengan jenis kamar. I've been thinking about this a lot karena kebetulan saat ini kamarku masih kosong, tidak ada perabot sama sekali kecuali kasur. So, of course membeli lemari pakaian is on my to-do list. Nah, inilah 4 cara menentukan lemari pakaian yang pas untuk kamarmu.

Berdasarkan Tipe
Just in case you haven’t notice, orang-orang mulai suka membuat built-in wardrobe. Biasanya, tipe lemari ini diaplikasikan di rumah-rumah besar yang punya space lebih banyak. Karena dibuat berdasarkan permintaan, built-in wardrobe membebaskan pemiliknya berkreasi. Mau dibuat seperti tembok, sebagai sekat antar-ruangan, semuanya bisa. Sayangnya, pembuatan built-in wardrobe memakan banyak waktu dan biaya.

Beli built-in wardrobe
Foto: Homedit

For me, free standing wardrobe is more convenient. Tipe lemari pakaian ini lebih mudah dipindah-pindah. Pas banget buat aku yang mudah bosan dan sering pindah rumah. Sebenarnya, free standing wardrobe juga bisa dibuat sesuai permintaan. But it’ll cost more money.

Berdasarkan Ukuran
Aku pernah berkunjung ke rumah seorang relative. Dengan anggota keluarga yang cukup banyak, she needs a bigger wardrobe. Sayangnya, it ends up with ‘‘asal ada lemari besar’’ which is very annoying karena sebenarnya ruangannya tidak cukup luas. Yap, ukuran lemari pakaian juga harus diperhatikan. Jangan memaksa ukuran besar di ruangan sempit, apalagi sampai mem-blocking cahaya. Aku personally lebih suka lemari pakaian minimalis agar space bergerak lebih luas.

Berdasarkan Style
Sering lihat dekorasi kamar tidur di Tumblr? Anak kekinian pasti punya impian untuk mendekorasi kamar ala Tumblr. Mulai dari pemilihan warna, penataan furnitur, bahkan sampai cahaya lampu. Oleh karena itu, kamar tidur masa kini harus aesthetically pleasing. Pilihlah lemari pakaian yang satu tone dengan dinding kamar. It’s either white or grey for me. Untuk kesan minimalis, lemari pakaian tanpa pintu adalah pilihan paling pas!

Berdasarkan Kapasitas


Beli lemari pakaian
Foto: Zandart

Ini dia issue utama yang sedang aku alami. Surprisingly aku punya banyak pakaian yang harus digantung. Sedangkan lemari pakaianku saat ini punya banyak rak untuk folded clothes. Alhasil, bagian gantungan penuh sesak. Sampai-sampai beberapa baju harus disetrika ulang (T_T) So, make sure memilih desain lemari pakaian yang tepat. Don’t be like me!

Kalau lebih banyak pakaian yang digantung, sebaiknya beli lemari pakaian khusus gantungan. I recommend this trick untuk menghemat tempat. Sedangkan pakaian yang dilipat bisa diletakkan di rak susun. Rak susun ini pun tidak necessarily harus berisi pakaian. I put some notes and books di bagian rak paling bawah karena aku tidak ingin membeli lemari khusus buku he he.

Merasa lemari pakaianmu kurang sesuai? Eits, beli lemari pakaian itu tidak selalu mahal kok. Coba beli lemari pakaian di MatahariMall. Ada banyak pilihan lemari sesuai tipe yang dibutuhkan. Don’t worry, sellers di MatahariMall.com terpercaya kok. Sebelum lebaran kemarin aku membeli beberapa barang di sana. Meski pengiriman harus ditunda karena libur lebaran, pesananku sampai dengan selamat kok. So, who’s going to buy?